Informasi Minyak Bumi

7 Negara Dengan Pertambangan Emas Terbesar di Dunia

Emas merupakan salah satu logam mulia yang bersifat lunak dan mudah dibentuk. Selain itu, emas juga sering digunakan sebagai perhiasan dan menjadi sarana investasi yang populer. Tahukah Anda negara dengan produksi tambang emas terbesar di dunia?

Tak heran jika satu tambang emas bisa menghasilkan triliunan rupiah. Karena itu, penambangan emas selalu menjadi subyek berbagai pihak. Emas juga merupakan salah satu mineral langka di dunia, sehingga tidak semua negara memiliki tempat untuk menambangnya.

Mari kita bahas siapa saja negara dengan tambang emas terbesar di dunia!

1. Cina – 368,3 ton

China menempati urutan pertama sebagai negara dengan produsen emas terbesar di dunia. Secara global, China dapat menyumbang sekitar 11% dari total produksi pertambangan dunia. Sangat besar bukan?. Meskipun turun dari 383 ton menjadi 368 ton tahun lalu, posisi China sebagai negara penghasil emas terbesar di dunia tetap tidak mungkin. Bahkan, negara ini berhasil bertahan di empat besar tahun berturut-turut. Penurunan pendapatan emas di China disebabkan oleh kebijakan lingkungan yang ketat dari pemerintah. Keberhasilan China menduduki posisi pertama tidak lepas dari peran CNGGC (China National Gold Group Corporation) yang menyumbang lebih dari 20 persen dari seluruh penjualan emas di China.

2. Rusia – 331,1 ton

Rusia adalah salah satu negara penghasil emas terbesar di dunia, Pixabay. Rusia adalah salah satu negara penghasil emas terbesar di dunia. Dikenal sebagai negara terbesar di dunia, Rusia adalah negara pertambangan emas terbesar kedua. Hasil ini tentunya dipengaruhi oleh tingginya produktivitas tambang emas Polyus di Siberia Timur, Rusia. Polyus adalah salah satu tambang emas terbesar di dunia, beroperasi sejak Maret 2006. Padahal, perusahaan tambang ini berdiri sejak 1987 pada 2019 dan menghasilkan 1,5 juta ons emas per tahun. Olympiad dimiliki oleh produsen emas raksasa di Rusia, Polyus, yang saat ini memiliki cadangan emas sekitar 26 juta ons. Polyus juga baru-baru ini mengakuisisi tambang terbesar dalam hal jumlah cadangan emas. Cadangan emas diperkirakan lebih dari 90 juta ons.

Rusia mengambil alih Australia sebagai produsen emas terbesar kedua di dunia. FYI, negara pembeli emas terbesar adalah pemerintah, yang dikenal membeli sekitar dua pertiga dari semua emas yang diproduksi secara lokal.

Baca juga : Inilah Keuntungan Dari Aktivitas Penambangan yang Tak Terhitung Jumlahnya

Australia – 327,8 ton

Pada 2019 Australia menempati posisi kedua tetapi dikalahkan oleh Rusia. Seperti yang kita ketahui, industri pertambangan memegang peranan penting bagi Australia. Ini karena Australia menghasilkan lebih dari setengah dari semua ekspor dan menyumbang sekitar 8% dari produk domestik bruto Australia. Australia telah menambang 330 ton emas sebagai hasil ekstraksi dan produksinya. Jumlah ini meningkat 0,2% dibandingkan jumlah emas pada tahun 2018.

4. AS – 190,2 ton

Amerika Serikat telah mengalami penurunan berkelanjutan dalam produksi emas sejak 2019. Faktanya, hampir 80% emas yang diproduksi Amerika Serikat berasal dari negara bagian Nevada. Produksi emas di Amerika Serikat turun di bawah 200 ton untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun setelah penurunan yang dimulai pada 2019. Amerika Serikat juga memiliki perusahaan pertambangan terbesar di dunia, Barrick Gold Corp., di Nevada, AS.

Barrick Gold telah beroperasi sejak 1987. Tambang emas ini menghasilkan 2,3 juta troy ounces dan memiliki cadangan tahun 2017 sebesar 8,4 juta troy ounces.

5. Kanada – 170,6 ton

Kanada adalah negara penghasil emas terbesar kelima di dunia. Canadian Malartic adalah tambang emas terbesar Kanada yang dimiliki oleh Yamana Gold dan Agnico Eagle. Ada sekitar lebih dari 100 tambang emas yang pernah beroperasi di wilayah Ontario. Dengan banyaknya produsen pertambangan di Ontario, sudah sepatutnya Kanada menjadi negara penghasil emas terbesar kelima di dunia.

6. Ghana – 138,7 ton

Melewati Afrika Selatan, Ghana menjadi produsen emas terbesar di dunia, peringkat keenam.

7. Brasil – 107 ton

Ini membuat Brasil perlahan tapi pasti naik ke posisi ketujuh dengan negara sebagai produsen emas terbesar di dunia. Pada 2020, Brasil menempati peringkat ketujuh, tiga posisi lebih tinggi dari tahun lalu.

Selanjutnya, Uzbekistan dengan 101,6 ton, Meksiko dengan 101,6 ton dan Indonesia dengan 100,9 ton naik dari urutan kedelapan ke kesepuluh.

Share Post