6 Pengolahan minyak bumi digunakan sebagai bahan bakar
Informasi Terupdate

5 Pengolahan Minyak Bumi Digunakan Sebagai Bahan Bakar

Minyak mentah sekarang menjadi bagian penting dari proses produksi minyak yang dibutuhkan di banyak negara di dunia. Pembentukan minyak membutuhkan waktu lama, sehingga diperlukan upaya untuk melindungi sumber daya alam yang habis. Minyaknya sendiri terdiri dari campuran berbagai jenis hidrokarbon yang sebagian besar adalah alkana. Setelah itu, minyak dan minyak mentah ini dapat diolah untuk menghasilkan berbagai bahan bakar yang diperlukan untuk kehidupan sehari-hari, seperti minyak tanah dan bensin, yang dapat digunakan sebagai reagen kimiawi di bidang farmasi. Proses perawatan oli sendiri membutuhkan banyak langkah sebelum digunakan.

Untuk informasi lebih lanjut, lihat kumpulan enam proses pengolahan minyak bumi yang dapat digunakan sebagai bahan bakar di merdeka.com di sini.

  1. Proses Destilasi

Proses pengolahan minyak yang pertama adalah proses distilasi. Distilasi adalah proses pemisahan fraksi dari minyak, dan pemisahan fraksi ini didasarkan pada titik didih yang berbeda. Proses ini biasanya dilakukan dalam wadah tabung besar yang tertutup. Minyak mentah terlebih dahulu masuk ke dalam tabung kemudian dipanaskan hingga suhu 370 derajat Celcius pada 1 atmosfer. Hasil pecahan tersebut kemudian dipisahkan sehingga pecahan dengan titik didih terendah menempati bagian atas tabung dan pecahan dengan titik didih tertinggi menempati bagian bawah tabung. Hasil dari proses destilasi ini antara lain gas, bensin, minyak tanah, solar, minyak, lilin dan aspal. Namun, semua hasil ini belum lolos ke langkah berikutnya dan belum tersedia.

  1. Proses Cracking

Langkah selanjutnya dalam perawatan minyak adalah langkah perengkahan. Cracking merupakan proses pengolahan minyak yang bertujuan untuk memecah molekul hidrokarbon besar menjadi molekul hidrokarbon yang lebih kecil. Proses cracking ini sering disebut sebagai proses pemurnian.

  1. Proses Reforming

Proses perawatan oli selanjutnya adalah proses perombakan. Reformasi adalah proses mengubah struktur molekul pecahan berkualitas rendah menjadi molekul pecahan berkualitas tinggi. Proses reformasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode katalitik atau proses pemanasan. Proses transformasi ini disebut juga proses isomerisasi karena bertujuan untuk mengubah struktur fraksi molekul.

  1. Proses Polimerasi dan Alkilasi

Langkah selanjutnya dalam pemrosesan minyak bumi adalah proses polimerisasi dan alkilasi. Setelah memperbaiki / memodifikasi struktur molekul dari fraksi tersebut, maka proses alkilasi, yaitu jumlah atom ditambahkan ke fraksi tersebut sehingga molekul dalam fraksi tersebut lebih bercabang. Proses alkilasi ini biasanya menggunakan katalis asam kuat tambahan seperti H2SO4, HCL atau AlCl3 (asam Lewis).

Di sisi lain, proses curing adalah proses memecah molekul kecil menjadi molekul yang lebih besar dan menggabungkannya untuk meningkatkan kualitas produk akhir. Oleh karena itu, pada langkah ini, molekul pecahan terlebih dahulu melalui langkah alkilasi dan kemudian langkah polimerisasi untuk membentuk molekul molekul panjang dengan kualitas molekul yang ditingkatkan.

  1. Proses Treating

Proses pengolahan oli kelima adalah proses pemesinan. Pengolahan adalah proses pemurnian minyak dengan menghilangkan kotoran yang terkandung dalam pengolahan. Bahan yang dihilangkan selama perawatan ini adalah rasa manis dan bau tembaga yang dihilangkan selama perawatan, penghilangan parafin selama dewaxing pelarut, penghilangan lumpur dan warna selama perawatan asam, penghilangan aspal, dll. Misalnya aspal dihilangkan. Proses dan akhirnya belerang melalui proses desulfurisasi. Inti dari proses ini adalah membuang material yang tidak memberikan kualitas dalam pengolahan minyak mentah, sehingga hasil akhirnya berkualitas baik.

Share Post